Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM UNDIP) melalui Program Sarjana Kesehatan Masyarakat peminatan Epidemiologi Penyakit Tropik dan Entomologi Kesehatan sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Workshop on Pest Management pada tanggal 24, 25, dan 26 September 2025. Kegiatan ini menghadirkan pakar internasional Prof. Ts. Abdul Hafiz Ab Majid dari Universiti Sains Malaysia (USM) bersama tiga anggota timnya.

Rangkaian kegiatan dibuka pada 24 September 2025 melalui kuliah umum yang dihadiri lebih dari 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa S1 FKM UNDIP dari peminatan Epidemiologi Penyakit Tropik dan Entomologi Kesehatan, mahasiswa S2, mahasiswa internasional, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Semarang, Universitas Gadjah Mada, Poltekkes Yogyakarta, Poltekkes Surabaya, dan Universitas Ngudi Waluyo. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Bagian Epidemiologi dan Entomologi Kesehatan FKM UNDIP, Dr. Ir. Martini, M.Kes. Dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Wakil Dekan II FKM UNDIP, Prof. Dr. Ir. Mursyid, M.Si. Materi yang disampaikan mencakup Urban Pest Ecology and Identification; Integrated Pest Management (IPM) in Urban Environments; Regulation, storage dan transport, ISO Indonesia Pest control; serta Digital & IoT Tools for monitoring. Diskusi berlangsung aktif, ditandai dengan tingginya partisipasi peserta dalam sesi tanya jawab. Untuk mengukur pemahaman, diselenggarakan pula quiz interaktif berhadiah yang semakin menambah semangat peserta.

Pada 25 September 2025, kegiatan berlanjut dengan praktikum laboratorium (hands-on practice) di Laboratorium FKM UNDIP. Peserta memperoleh pengalaman langsung dalam penerapan biologi molekuler untuk identifikasi spesies hama, mulai dari pengenalan PCR, qPCR, dan DNA barcoding, teknik DNA extraction, gel electrophoresis, hingga interpretasi hasil identifikasi spesies. Melalui sesi ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan keterampilan praktis dalam teknik laboratorium modern yang menjadi fondasi penelitian baik epidemiologi maupun entomologi kesehatan.

Rangkaian workshop berlanjut pada 26 September 2025 dengan kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional di Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Bersama mahasiswa internasional dari Nigeria, Kiribati, dan Malaysia, masyarakat mendapatkan edukasi dan praktik langsung mengenai pengendalian hama di lingkungan perumahan, khususnya kecoa, rayap, kutu busuk, dan serangga lain yang berpotensi mengganggu kesehatan. Beberapa rumah warga dipilih sebagai lokasi simulasi sehingga materi dapat langsung diaplikasikan di lapangan.Warga terlihat antusias saat mempraktikkan langsung teknik sederhana untuk mengatasi permasalahan hama di lingkungan mereka.



Kegiatan yang digelar selama tiga hari ini bukan sekadar memberi ilmu baru bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari Program World Class University (WCU) Universitas Diponegoro. Melalui program ini, UNDIP terus berupaya meningkatkan reputasi akademik sekaligus memperluas jejaring kolaborasi internasional. Workshop ini juga menghasilkan kesepakatan penting antara FKM UNDIP dan USM untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut, termasuk peluang magang internasional, penelitian kolaboratif, dan pertukaran akademik.

Rangkaian Workshop on Pest Management berhasil membuktikan bahwa kolaborasi lintas negara dapat menghadirkan manfaat nyata, baik bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun pemberdayaan masyarakat. Dengan semangat tersebut, FKM UNDIP semakin mantap menapaki langkah sebagai fakultas yang berdaya saing global.