Kuala Terengganu, Malaysia (2–4 September 2025) – Empat mahasiswa Program Sarjana Kesehatan Masyarakat, Peminatan Epidemiologi Penyakit Tropik, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM UNDIP) berhasil menunjukkan kiprahnya di kancah internasional dengan berpartisipasi dalam 6th International Symposium on Insects (ISoI) 2025 bertema “Beyond Insects: Unlocking Their Roles in Sustainable and Resilient Society”. Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan oleh Entomological Society of Malaysia (ENTOMA) bekerja sama dengan berbagai universitas di Malaysia dan berlokasi di Raia Hotel & Convention Centre, Terengganu, Malaysia.

Keikutsertaan mahasiswa FKM UNDIP dalam simposium ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan, memperluas jejaring akademik internasional, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang entomologi kesehatan. Delegasi yang hadir terdiri dari Barroro Ayyu Adzkiya’, Dwike Dyandra Niti Aiysa, Fadiyah Casania Kareem, dan Selpi Siti Patimah, didampingi oleh dosen pembimbing Dr. Ir. Martini, M.Kes., yang turut serta sebagai salah satu presenter poster dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian kegiatan ISoI 2025 berlangsung selama dua hari, yaitu 2–3 September 2025. Pada hari pertama, peserta mendapatkan kesempatan untuk menyimak berbagai paparan ilmiah dari para keynote speaker ternama, di antaranya Prof. Dr. Patricia Conway dari Nanyang Technological University, Prof. Dr. Sazaly Abu Bakar dari Universiti Malaya, serta Prof. Dr. Salmah Yaakop dari Universiti Kebangsaan Malaysia. Materi yang disampaikan mencakup peran serangga dalam keberlanjutan ekosistem, potensi penggunaan larva dalam bidang pangan fungsional, hingga pendekatan kolaboratif dalam menghadapi ancaman kesehatan masyarakat. Selain itu, peserta juga menyaksikan presentasi oral dari peneliti dan akademisi internasional yang membahas inovasi terkini di bidang entomologi dan bioteknologi.

Memasuki hari kedua, simposium diisi dengan sesi presentasi poster oleh para peserta. Dalam kesempatan ini, perwakilan delegasi FKM UNDIP, Barroro Ayyu Adzkiya’, mempresentasikan hasil penelitian dalam bentuk poster ilmiah di hadapan para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara. Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan komunikasi ilmiah, memperluas jaringan akademik, sekaligus memperoleh masukan berharga untuk pengembangan riset selanjutnya.

Setelah seluruh rangkaian simposium selesai, delegasi FKM UNDIP memanfaatkan waktu di Kuala Terengganu untuk mengeksplorasi budaya dan kehidupan masyarakat lokal secara mandiri. Beberapa destinasi yang dikunjungi antara lain Pasar Payang, Masjid Kristal, hingga kawasan perbelanjaan populer sebagai bentuk cultural exposure yang memperkaya perspektif sosial-budaya mahasiswa.

Partisipasi FKM UNDIP dalam 6th ISoI 2025 menjadi langkah strategis dalam mendukung upaya internasionalisasi kampus, khususnya dalam bidang epidemiologi dan entomologi kesehatan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik yang lebih luas, tetapi juga membangun jejaring global yang berpotensi membuka peluang kolaborasi riset, publikasi bersama, serta program pertukaran akademik di masa mendatang.