Mahasiswa Muslim Undip Siap jadi Da’i Zaman Now

Semarang - Dalam rangka pembinaan karakter Takmir Masjid Kampus Universitas Diponegoro (Undip) telah menggelar pelatihan Da’i angkatan ke-5  pada tanggal 3-4 Maret 2018. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Fakultas Kesehatan Masyarakat Undip, diikuti lebih dari 150 mahasiswa dari lingkungan Undip dan dari luar Undip.

Ketua Takmir Masjid Kampus Undip, H. Nirmolo Supriyono dalam kata sambutannya menyampaikan, bahwa di dalam Al-Quran terdapat sejumlah ayat  yang berisi anjuran bagi setiap muslim untuk berdakwah,  menyeru dalam hal kebajikan dan mencegah kemungkaran. “Berdakwah tidak boleh dengan kekerasan, karena  hidayah tidak bisa dipaksakan oleh manusia, karena Allah-lah penentu siapa saja yang  akan diberikan hidayah” demikian ditandaskan oleh H. Nirmolo Supriyono.  Lebih lanjut dilaporkan bahwa kegiatan pelatihan da’i merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Takmir Masjid Undip untuk menyiapkan mahasiswa agar memiliki kemampuan berdakwah yang sesuai dengan perkembangan jaman.  

Dalam kata sambutan sebelum membuka acara, Suyatno selaku Wakil Dekan 3 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro menyampaikan bahwa  pelatihan da’i merupakan salah satu kegiatan yang sangat positif untuk  menghasilkan calon-calon intlektual masa depan yang berkualitas dan berakhlak mulia,  dan  kegiatan ini perlu dijadikan agenda rutin bidang kemahasiswaan yang didukung oleh semua fakultas seperti halnya kegiatan mentoring dan tilawatil Quran.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari dibimbing oleh narasumber dan praktisi dakwah Islam yang handal dan berpengalaman. Hadir sebagai pemateri utama atau  keynote speaker adalah wakil ketua umum MUI Jawa Tengah, Prof Dr. Ahmad Rofiq, MA.  

Sejumlah materi kunci yang harus dikuasi oleh seorang da’i secara runut diberikan kepada peserta pelatihan, seperti: materi retorika dakwah kampus oleh Dr. Hasan Asari Ulamai, MA; materi fiqih khutbah oleh Dr. Muhammad Abdullah, MA;  materi adab dakwah oleh Drs. Soedjarwo, M.Pd.;  materi fiqih dakwah oleh Prof Mashrukhi, M.Pd.; materi tartil Al Qur’an oleh Mukhlisin M.Pd.I  dan materi akidah dalam dakwah oleh Dr. Fakhrudin Aizi Lc. MA.  Peserta selain mendapatkan materi tersebut, juga melakukan kegiatan praktik dakwah. Sebelum acara ditutup, panitia menyerahkan sertifikat bagi peserta pelatihan yang berhasil menyelesaikan pelatihan dengan baik.

(FKM-UNDIP/HUMAS)

Uji Kompetensi Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia 21 April 2018

Syarat Peserta:

  1. Peserta ujian tercatat sebagai alumni (SKM) atau mahasiswa aktif yang telah menyelesaikan minimal 110 SKS dibuktikan  dengan transkrip/ KHS;
  2. Peserta ujian termasuk mahasiswa PT Kesmas yang terdaftar di  www.forlap.dikti.go.id;
  3. Institusi PT Kesmas asal peserta ujian telah terdaftar di Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT);
  4. Peserta ujian bersedia memenuhi dan mematuhi syarat/ ketentuan yang ditetapkan oleh Komite Nasional selaku Panitia Pelaksana Uji Kompetensi.

 

Ketentuan umum pendaftaran dan pelaksanaan ujian:

  1. Pendaftaran peserta ujian dimulai tanggal 19 Februari – 19 Maret 2018;
  2. Proses pendaftaran peserta ujian dilakukan secara online melalui www.ukakmi.com;
  3. Calon peserta harus mengisi form pendaftaran dan mengunggah (upload) secara online semua dokumen yang diminta (ijazah/kartu hasil studi/transkrip nilai, www.forlap.dikti.go.id dan pas foto 4x6) sesuai petunjuk pendaftaran;
  4. Setelah institusi melakukan verifikasi peserta, maka peserta akan mendapatkan nomor virtual account untuk melakukan pembayaran biaya pendaftaran uji kompetensi melalui ATM atau Teller Bank;
  5. Biaya pendaftaran peserta ujian sebesar Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) untuk peserta baru dan Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah) untuk re-taker/peserta yang tidak lulus diujian sebelumnya.
  6. Proses verifikasi terhadap data peserta dilakukan secara online dengan cara mengecek kesesuaian dan kelengkapan berkas peserta yang telah diisi dan diupload peserta. Komite Nasional akan memberikan Username dan Password kepada institusi.
  7. Institusi PT Kesmas dapat mengajukan diri sebagai Tempat Uji Kompetensi jika peserta yang mendaftar di institusi tersebut minimal 150 orang dan memiliki fasilitas ruang yang memadai sesuai persyaratan (lampiran-3).
  8. Komite nasional akan melakukan verifikasi akhir kelengkapan berkas calon peserta dan Tempat Uji Kompetensi (TUK), serta hasilnya akan diumumkan pada tanggal 3 April 2018 secara online melalui website www.ukakmi.org atau www.ukakmi.com
  9. Peserta yang lolos verifikasi dapat mencetak kartu secara online pada tanggal 10 – 17 April 2018.
  10. Peserta yang lolos verifikasi harus mengikuti pembekalan teknis (briefing) tentang pelaksanaan ujian (bersama penanggung jawab tempat ujian dan pengawas lokal) pada tanggal 20 April 2018 di Tempat Uji Kompetensi (TUK)
  11. Ujian akan dilakukan pada tanggal 21 April 2018, mulai pukul 08.00 WIB/09.00 WITA/ 10.00 WIT dengan menggunakan metode Paper Based Test (PBT)
  12. Hasil ujian akan diumumkan pada tanggal 14 Mei 2018 secara online melalui website www.ukakmi.com
  13. Peserta yang lulus ujian akan mendapat sertifikat kompetensi sebagai: Ahli Kesehatan Masyarakat Level 6 KKNI.
  14. Untuk hal lain yang belum dimengerti dapat menanyakan ke KOMITE NASIONAL UJI  KOMPETENSI AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Sekretariat : Ruang G401, Gedung G FKM UI, Kampus UI, Depok, Jawa Barat 16424 Telp 081210211598; Email: kn.ukakmi@gmail.com

(FKM-UNDIP/HUMAS)

Pemberdayaan Kader Kesehatan di Desa Pucakwangi Pati sebagai Upaya Penyelamatan 1000 HPK

Pati - Telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Pucakwangi, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati. Kegiatan yang dimulai pukul 8 pagi hingga 12 siang ini diikuti oleh 32 kader kesehatan dari 6 dukuh di Desa Pucakwangi, yaitu Dukuh Jatilawang, Dukuh Pucakwangi, Dukuh Balong, Dukuh Gandu, Dukuh Budeng dan Dukuh Sambirowo.

Kegiatan yang bertemakan pemberdayan perempuan dalam upaya penyelamatan Seribu Hari Pertama Kehidupan  ini didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Diponegoro. Kegiatan ini juga bersamaan dengan pelaksanaan KKN Undip tim 1 tahun 2018 di Kecamatan Pucakwangi I Pati, sehingga pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan mahasiswa dari 3 keilmuan yakni Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Budaya dan Ilmu Sains.

Ketua Tim Pengabdian, Ibu Ratih Indraswari, SKM, M.Kes, menyampaikan bahwa  porsi makan ibu hamil perlu ditingkatkan sebanyak 2 kali dari porsi biasanya. Selain itu, ibu hamil perlu meminum tablet Fe yang bisa diperoleh secara gratis melalui Bidan Desa maupun Puskesmas setempat. Tablet Fe sebaiknya diminum 1 kali dalam 1 hari. Setidaknya, ibu hamil diwajibkan mengonsumsi tablet Fe minimal 90 kali selama  masa kehamilannya. Jika kebutuhan akan zat besi tidak terpenuhi, ibu hamil akan berisiko menderita anemia yang dapat membahayakan diri dan janinnya. Selain itu, para kader juga diajarkan cara menghitung IMT (Indeks Massa Tubuh) untuk ibu hamil dan kebutuhan gizinya.

Ketua PKK Desa Pucakwangi menyebutkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan semangat para kader untuk lebih giat menyadarkan masyarakat di dukuhnya masing-masing agar mau dan mampu memperhatikan asupan gizi diri dan keluarganya. Kader kesehatan sebagai kepanjangan tangan dari Dinas Kesehatan memiliki potensi besar untuk menjangkau dan memperbaiki perilaku makan masyarakat di daerahnya dengan mulai memberikan contoh dari diri mereka sendiri. Kader juga perlu menyampaikan manfaat dan bahaya makanan yang biasa dikonsumsi oleh warganya.

Perubahan perilaku makan pada masyarakat di Desa Pucakwangi tidak serta merta dapat langsung diubah. Hal ini disebabkan kebiasaan masyarakat yang berkaitan dengan budaya ibu-ibu setempat dalam hal penyiapan makanan. Budaya masyarakat di Desa Pucakwangi yang kurang sehat sepatutnya dapat dikurangi. Kondisi tersebut merupakan peluang berbagai pihak, khususnya Perguruan Tinggi, untuk lebih memfokuskan program pengabdian berupa program peningkatan status gizi masyarakat.

(FKM-UNDIP/HUMAS)

Pembekalan PBL sebagai Entry Point Mahasiswa FKM Undip Berperan dalam 1000 Hari Pertama

Semarang - Tahun 2015 Angka Kematian Ibu (AKI) mencapai 305/100.000 kelahiran hidup. AKI berkorelasi angka kematian bayi (AKB). Meskipun hasil survey menunjukkan bahwa AKI di Indonesia telah turun menjadi 32 kematian per 1000 kelahiran hidup dan kematian balita 40 kematian per 1000 kelahiran hidup. Salah satu upaya penurunan AKI dan AKB adalah dengan peningkatan status gizi ibu hamil. Dalam upaya meningkatkan status gizi ibu hamil dan balita ini diperlukan sistem kesehatan masyarakat yang efektif. Semua sistem kesehatan masyarakat tersebut memerlukan dukungan sumber daya manusia yang kompeten di bidang kesehatan masyarakat melalui pendidikan, salah satunya pendidikan S1 kesehatan masyarakat Undip, yang dibekali dengan kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL).

Untuk menanggulangi permasalahan gizi di masyarakat, tidak saja melibatkan sektor gizi, tetapi harus bersinergi dengan  bidang lain di kesehatan masyarakat, seperti kesehatan lingkungan, administrasi kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan kerja dan epidemiologi.
Penyelenggaraan PBL FKM dilaksanakan pada semester 7, diharapkan mahasiswa mampu mengidentifikasi permasalahan gizi masyarakat, menentukan prioritas permasalahan gizi masyarakat dan prioritas penangannya. Siklus penyelesaian masalah kesehatan masyarakat terutama gizi, merupakan proses yang terus-menerus yang ditujukan untuk proses perbaikan pelayanan kesehatan berkelanjutan (sustainability process for health service improvement) yang dilakukan dengan cara melibatkan semua komponen masyarakat.

Pembekalan PBL dilaksanakan pada hari Senin, 16 Oktober 2017 bertempat di Hotel Grasia Semarang. Pembekalan ini sebagai entry point mahasiswa FKM Undip untuk berperan dalam 1000 hari pertama kehidupn. Acara tersebut dihadiri oleh Kementerian Kesehatan, Dekan FKM Undip beserta jajarannya, Ketua dan Tim PBL serta Kepala Desa dan Camat dari 21Kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan di Tembalang dan Banyumanik.

Lokasi kegiatan PBL dengan lokasi di beberapa kecamatan di K
ota Semarang yang mempunyai masalah gizi kurang dan anemia pada ibu hamil. Dengan kondisi seperti ini, maka akan memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa yang cukup baik dalam menetapkan masalah gizi masyarakat yang bersifat dinamis dan komplek, menjelaskan mengapa masalah gizi kesehatan masyarakat tersebut terjadi, serta belajar mengidentifikasi masalah gizi kesehatan masyarakat, menelusuri dan menganalisis penyebab dari suatu permasalahan gizi kesehatan masyarakat, memberikan alternatif solusi penyelesaian masalah gizi kesehatan masyarakat, melakukan analisis kelayakan dengan pendekatan SWOT, menyusun Plan of Action (PoA), mempersiapkan dan maleksanakan kegiatan intervensi, dan melakukan monitoring serta evaluasi hasil kegiatan intervensi.

(FKM-UNDIP/HUMAS)

Fire Fighting & Rescue Training Membentuk Generasi Baru yang Siap Melawan Api

Semarang - Telah di laksanakan kegiatan Fire Fighting And Rescue Training 2017 yang di adakan oleh KSR PMI unit FKM Undip bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang telah dilangsungkan di Hall D FKM Undip pada jam 08.00 WIB. Upacara Pembukaan FFRT 2017 dihadiri oleh Yuliani Setyaningsih, SKM, M.Kes selaku perwakilan dari Dekan FKM Undip, Bina Kurniawan S.KM, M.Kes selaku pembina KSR PMI Unit FKM Undip, dan tamu undangan Hadi Anwar S.Kom.

Acara ini diawali dengan materi pertama yaitu tentang "PP (pertolongan pertama) pada korban kebakaran"yang dijelaskan oleh Bapak Ahmad Habib dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang, pada sesi ini terdapat praktek dan sesi tanya jawab. Materi kedua yaitu tentang "Teori Api Dan Pengenalan Alat-Alat Kebakaran Tradisional Dan Modern"oleh Kustriwandono, dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, pada kegiatan ini terdapat sesi tanya jawab dengan peserta. Materi ketiga yaitu "evakuasi" oleh Suhartoto, S.H dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang pada sesi ini terdapat sesi praktek dan sesi tanya jawab.

Pada saat makan siang, panitia FFRT 2017 mengundang Ukm-f Studio 8 untuk memeriahkan kegitan FFRT 2017. Setelah solat dan makan siang kegiatan FFRT 2017 selanjutnya yaitu Praktik menggunakan peralatan pemadam kebakaran Alat pemadam api traditional (APAT) dan alat pemadam api ringan (APAR) bersama dinas pemadam kebakaran di halaman dekanat FKM Undip. Kegiatan selanjutnya adalah simulasi besar yaitu Simulasi penanggulangan bencana kebakaran. Pada simulasi ini terdapat proses evakuasi dan pemadaman api pada kebakaran yang di laksnakan di Gedung D lantai 1 dan 2, pada kegiatan ini perserta di bagi atas 2 kelompok besar.

Setelah simulasi besar, peserta FFRT 2017 melakukan praktek mengunakan hidran yaitu dengan mobil pemadam kebakaran, peserta berkesempatan merasakan sensasi memadamkan api seperti pemadam kebakaran, peserta melakukannya dengan antusias. Peserta FFRT 2017 pun kembali ke Hall D dengan basah-basah dan berganti baju, kegiatan selanjutnya yaitu undian berhadiah untuk 2 orang, pengumuman peserta terbaik dan pengumuman pemenang photocontest. Dengan di akhiri pembacaan doa maka berakhirlah kegiatan FFRT 2017.

Fire Fighting And Rescue Training adalah kegiatan pelatihan yang dilakukan untuk memberikan kecakapan dasar tentang pertolongan pertama pada kebakaran dan cara menanggulangi api kepada seluruh peserta Se Jateng-DIY. Selain itu, Fire Fighting And Rescue Training ini dilaksanakan sampai jam 18.00 WIB. Jumlah peserta dalam kegiatan Fire Fighting And Rescue Training ini adalah 165 orang peserta. Dengan berbagai kegiatan yang dilakukan di dalam ffrt 2017 ini, diharapkan dapat mencetak generasi-generasi baru yang tanggap dan memiliki kecakapan dalam melakukan kegiatan-kegiatan pertolongan pertama dan penanngulangan api dalam kebakaran.

(FKM-UNDIP/HUMAS)

Page : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28,


NEWS
website masih dalam perbaikan