Mahasiswi Undip Torehkan Prestasi di Ajang PITCH First 2017

Mahasiswi Undip Torehkan Prestasi di Ajang PITCH First 2017

Jakarta - Mahasiswa Undip kembali mengukir prestasi. Kali ini prestasi diraih oleh Dhwi Badiah Maulina Ikhsani (S1- Fak. Kesehatan Masyarakat) dan Sandy Dwi Laksana Putra (S1 - Sistem Komputer). Keduanya meraih gelar FAVORITE TEAM of Pitch First 2017 National Competition yang diselengarakan di Jakarta pada 9 September 2017 oleh Universitas Prasetiya Mulya.

Kompetisi Pitch First 2017 atau National Business Pitching Competition yang diadakan pada hari Sabtu merupakan sebuah kompetisi bagian dari multi-event bertajuk IDEACRAFT yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya. Mengusung tema Social Empowerement Through Profibility, Pitch First 2017 mengundang mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk mengekspresikan serta mempresentasikan ide bisnisnya melalui kegiatan pitching.

Pada babak semifinal yang lolos sebanyak 18 tim dari berbagai Universitas, tim Undip berhasil melakukan Rocket Pitch 2 menit di Universitas Prasetiya Mulya dengan membawakan  NAIKI.id, Undip terpilih masuk pada tahap final 8 tim untuk melakukan Pitch Deck 7 menit dengan 5 juri (2 juri Faculty Member & 3 juri eksternal). Kompetisi Pitch First 2017 ini memiliki juri-juri yang cukup handal, seperti Arief Mustain (Division Head Digital Service Telkom Indonesia), Nazier Ariffin (Angel-eQ Investor), dan Lisa Ayu Wulandari (Co-Founder PT Limakilo Majubersama Petani). Tidak hanya sekedar mencari ide bisnis yang bisa menghasilkan profit, para juri pun juga mengutamakan ide yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Tim dari Undip tersebut memperkenalkan situs bernama NAIKI.id. NAIKI.id merupakan sebuah startup digital yang memfokuskan sebagai online marketplace UMKM jasa dalam kebutuhan sebuah event yang dapat dengan mudah dicari oleh konsumen di Semarang. Hal ini memutus rantai opini bahwa mahasiswa FKM hanya berkontribusi pada bidang pemberdayaan, namun nyata nya juga dapat berkontribusi pada lintas sektor.


(FKM-UNDIP/HUMAS)


NEWS
website masih dalam perbaikan