FKM Undip Mengembangkan Intervensi Gizi Spesifik pada 1000 Hari Pertama Kehidupan di Kota Semarang

FKM Undip Mengembangkan Intervensi Gizi Spesifik pada 1000 Hari Pertama Kehidupan di Kota Semarang

Semarang - Hasil Riskesdas tahun 2013 menunjukkan peningkatan stunting pada anak balita sebesar 1,2% pada tahun 2013. Sedangkan anemia bumil belum menurun banyak dari 40% pada tahun 2010. Selain itu ibu hamil di Indonesia juga berisiko menderita KEK (Kurang Energi Kronik). Anemia mempengaruhi kualitas ASI dan mencerminkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat. Prevalensi anemia di Kota Semarang telah turun menjadi 18,34% di tahun 2015. Angka kematian bayi (AKB) dan neonatal (AKN) di Kota Semarang masih sangat tinggi yakni sebesar 6,38 per 1000 KH dan 86,26 per 1000 KH. Salah satu penyebab tingginya AKB dan Angka Kematian Neonatal (AKN) adalah adanya kejadian BBLR serta kurangnya pemberian ASI eksklusif. Selain itu, inadekuatnya asupan gizi bayi (ASI eksklusif) dan balita (mulai dari MPASI hingga family food) juga berkontribusi terhadap 30% kematian balita akibat gizi kurang dan gizi buruk.

Berbagai dampak dari kekurangan gizi dapat menyebabkan kurang optimalnya kualitas manusia. Penyebab berbagai masalah tersebut dikarenakan faktor lingkungan hidup sehingga dapat diatasi dengan berfokus terhadap masa 1000 Hari Pertama Kehidupan terutama di Jawa Tengah. Oleh sebab itu FKM UNDIP mengembangkan intervensi gizi spesifik pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasi dan menganalisis intervensi spesifik pada 1000 Hari Pertama Kehidupan.

Kegiatan intervensi ini terbagi dalam 3 sub-kegiatan antara lain pencegahan BBLR dan peningkatan pemberian ASI Eksklusif pada bayi melalui pendampingan ketua dawis yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Wetan, peningkatan kualitas ASI melalui suplemen besi pada 80 ibu hamil dari wilayah kerja Puskesmas Bangetayu dan Puskesmas Genuk, pengembangan rekomendasi MPASI lokal dan dampaknya pada pertumbuhan bagi baduta di Kecamatan Genuk, Kegiatan-kegiatan ini dilaksanakan mulai bulan Juni sampai November 2017. Kegiatan tersebut menghadirkan beberapa narasumber seperti Direktur Gizi Kesmas Kemenkes RI, Kepala Bidang Kesmas DKK Semarang dan tim pakar dari FKM UNDIP.


(FKM-UNDIP/HUMAS)


NEWS
website masih dalam perbaikan