Pembekalan PBL sebagai Entry Point Mahasiswa FKM Undip Berperan dalam 1000 Hari Pertama

Pembekalan PBL sebagai Entry Point Mahasiswa FKM Undip Berperan dalam 1000 Hari Pertama

Semarang - Tahun 2015 Angka Kematian Ibu (AKI) mencapai 305/100.000 kelahiran hidup. AKI berkorelasi angka kematian bayi (AKB). Meskipun hasil survey menunjukkan bahwa AKI di Indonesia telah turun menjadi 32 kematian per 1000 kelahiran hidup dan kematian balita 40 kematian per 1000 kelahiran hidup. Salah satu upaya penurunan AKI dan AKB adalah dengan peningkatan status gizi ibu hamil. Dalam upaya meningkatkan status gizi ibu hamil dan balita ini diperlukan sistem kesehatan masyarakat yang efektif. Semua sistem kesehatan masyarakat tersebut memerlukan dukungan sumber daya manusia yang kompeten di bidang kesehatan masyarakat melalui pendidikan, salah satunya pendidikan S1 kesehatan masyarakat Undip, yang dibekali dengan kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL).

Untuk menanggulangi permasalahan gizi di masyarakat, tidak saja melibatkan sektor gizi, tetapi harus bersinergi dengan  bidang lain di kesehatan masyarakat, seperti kesehatan lingkungan, administrasi kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan kerja dan epidemiologi.
Penyelenggaraan PBL FKM dilaksanakan pada semester 7, diharapkan mahasiswa mampu mengidentifikasi permasalahan gizi masyarakat, menentukan prioritas permasalahan gizi masyarakat dan prioritas penangannya. Siklus penyelesaian masalah kesehatan masyarakat terutama gizi, merupakan proses yang terus-menerus yang ditujukan untuk proses perbaikan pelayanan kesehatan berkelanjutan (sustainability process for health service improvement) yang dilakukan dengan cara melibatkan semua komponen masyarakat.

Pembekalan PBL dilaksanakan pada hari Senin, 16 Oktober 2017 bertempat di Hotel Grasia Semarang. Pembekalan ini sebagai entry point mahasiswa FKM Undip untuk berperan dalam 1000 hari pertama kehidupn. Acara tersebut dihadiri oleh Kementerian Kesehatan, Dekan FKM Undip beserta jajarannya, Ketua dan Tim PBL serta Kepala Desa dan Camat dari 21Kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan di Tembalang dan Banyumanik.

Lokasi kegiatan PBL dengan lokasi di beberapa kecamatan di K
ota Semarang yang mempunyai masalah gizi kurang dan anemia pada ibu hamil. Dengan kondisi seperti ini, maka akan memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa yang cukup baik dalam menetapkan masalah gizi masyarakat yang bersifat dinamis dan komplek, menjelaskan mengapa masalah gizi kesehatan masyarakat tersebut terjadi, serta belajar mengidentifikasi masalah gizi kesehatan masyarakat, menelusuri dan menganalisis penyebab dari suatu permasalahan gizi kesehatan masyarakat, memberikan alternatif solusi penyelesaian masalah gizi kesehatan masyarakat, melakukan analisis kelayakan dengan pendekatan SWOT, menyusun Plan of Action (PoA), mempersiapkan dan maleksanakan kegiatan intervensi, dan melakukan monitoring serta evaluasi hasil kegiatan intervensi.

(FKM-UNDIP/HUMAS)


NEWS
website masih dalam perbaikan